Pages

Profil



Selamat Datang di the sea Pantai Cahaya



The Sea Pantai Cahaya adalah Sebuah Obyek Wisata yang terletak di Desa Sendang Sikucing, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, yang berada dibawah naungan PT. Wersut Seguni Indonesia (WSI). PT. WSI merupakan lembaga konservasi satwa dan tumbuhan yang berdiri sejak tahun 1999 dan pertama di Indonesia, yaitu sebuah lembaga yang bergerak dibidang penangkaran lumba-lumba, namun seiring perkembangannya sekarang telah dibuka untuk umum sebagai salah satu tujuan wisata di Jawa Tengah dan Indonesia dengan keunikan dan perpaduan antara alam dan binatang supaya terjaga keseimbangan.

The Sea Pantai Cahaya  mempunyai segmen pasar semua kalangan mulai dari anak-anak, kawula muda sampai dengan orang dewasa, dan tentunya the sea Pantai Cahaya di tunjang oleh wahana dan fasilitas yang sangat memadai antara perpaduan hewan, laut dan tumbuhan  juga dilengkapi dengan Pentas Lumba-Lumba serta  aneka satwa, Therapy Lumba-Lumba, Berenang bersama Lumba-Lumba, Pemandangan Laut Lepas, Bon-Bin Mini Cahaya, dan Kolam Renang Cahaya. Didalam Kolam Renang Cahaya terdapat kolam bermain untuk anak-anak yang dilengkapi dengan Ember Tumpah dan Water Boom mini, Kolam Tanding dengan air terjun Niagara, dan juga Kolam Apung (satu-satunya di Jawa Tengah), Balkon Sunset, Wahana permainan anak seperti Mandi Bola, Perahu Kano, ATV Jungle, Kereta Mini, dan Panggung Hiburan Theatron.   


PT. WERSUT SEGUNI INDONESIA (WSI)

Garap Wisata Air Dengan Jiwa Santun

Pesisir  Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah, nampaknya menjadi daya tarik para penikmat dunia pariwisata, khususnya pariwisata air. Terbukti, pada salah satu sudut Panturatepatnya di wilayah Kabupaten Kendal telah berdiri sebuah wahana hiburan bernuansa atraksi Lumba-Lumba, Wahana air Kolam Renang Cahaya, Wahana Permainan Anak dan Wahana Bon-Bin Mini Cahaya. Wahana yang bernaung da bawah panji PT. WERSUT SEGUNI INDONESIA (WSI) tersebut dikomandoi oleh
Bpk. H. Denny Charso yang memang memiliki kompetensi penuh dalam dunia Lumba-Lumba. Sebelum menjalani bisnis ini beliau telah puluhan tahun berpengalaman dalam melatih Lumba-Lumba.
    Tengok saja track recordnya. Pria berperawakan tinggi besar ini menuturkan, sebelum menekuni bisnisnya saat ini, beberapa jenis pekerjaan telah dijalaninya. Diantaranya pernah menjadi kondektur bus Ppd di Jakarta. Pekerjaan tersebut hanya dijalaninya selama 6 bulan semenjak beliau mulai merantau pada tahun 1972. Lebih jauh lagi kelahiran Ciamis, 8 Desember 1954 itu berkisah.
    Selepas menjalani profesi sebagai kondektur, wawasan pekerjaan yang sama sekali berbeda coba dijalaninya, yaitu sebagai keeper (Pembantu Pelatih) Lumba-Lumba di Taman Impian Jaya Ancol. Ditempat ini beliau dibimbing oleh seorang pelatih ahli dari Amerika. Karier ini ditekuninya memasuki tahun 1974 hingga penghujung 2000 saat dirinya diangkat sebagai pelatih (Piooner) Lumba-Lumba. Namun garis tangan berkata lain. Setelah mamangku jabatan sebagai kepala Produk dan Acara, dirinya merasa harus berdiri sendiri untuk menjalankan bisnis senada di daerah lain. Jadilah beliau mengajukan pensiun dini dan memutuskan untuk membuka perusahaan bersama 6 orang rekannya dan mendirikan PT. WSI yang bergerak dalam bidang hiburan Lumba-Lumba.
    Diakuinya, membuka usaha baru memang tidak semudah membalikkan telapang tangan. Banyak aral melintang dan tantangan dihadapinya. Namun, jiwa keras yang dimilikinya tak menjadikan dirinya lantas patah arang. Dengan tetap fokus dan keyakinan penuh jadilah bisnis hiburan nya berkembang seperti ini. Yang patut diacungi jempol adalah sikap kepemimpinannya yang tidak pernah memikirkan dirinya sendiri (Self Orientation) melainkan senatiasa tertuju pada kemajuan perusahaan dan kesejahteraan para karyawannya. “Yang penting, rejeki harus didapat secara halal sehingga menjadi barokah bagi kita"

Diakuinya sikap demikian teladani dari Ciputra. “Kalau yang kerja jangan memikirkan uang. Yang lebih penting adalah mempelajari dan menguasai ilmunya. Karena, semua jenis pekerjaan adalah ilmunya, termasuk tukang sapu sekalipun. Kalau ilmu sudah dikuasai, uang akan datang sendiri.” tandasnya. Oleh sebab itu, tak heran bila beliau memegang erat motto bahwa perusahaan yang kaya atau makmur juga harus ditandai dengan kesejahteraan karyawannya. Hal tersebut dibuktikannya dengan komitmen yang kuat untuk memberangkatkan karyawan terbaiknya pergi Haji ke Tanah Suci.
    “Kedepan, saya terobsesi menjadikan Pantai Cahaya ini menjadi pusat pariwisata di Jawa Tengah. Untuk itu saya perlu membangun akses menuju lokasi ini agar mudah dijangkau oleh masyarakat,” tambahnya.
    Posisi wahana wisata ini memang cukup strategis. Selain dekat dengan TPI, juga terjangkau dalam radius lokasi bandara. Dengan demikian ini tinggal memelihara pangsa pasar serta menciptakan image positif agar animo masyarakat meningkat. Karenanya, beliau harus mampu menjaga kepercayaan dan menekankan kepada para karyawan agar mampu menjaga sikap. Semua itu diarahkannya agar bisnis pariwisata di Desa Sendangsikucing, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal tersebut mampu mencapai taraf sebagai wahana rekreasi keluarga yang sehat.
    Sungguhpun begitu, karena kesuksesan bisnis sangat tergantung kepada dukungan masyarakat serta para pejabat baik ditingkat kabupaten maupun provinsi, maka beliau pun tak segan menjalin silaturahmi dengan semua pihak. Hal ini tentu saja tidak bertentangan dengan pribadinya yang memang berjiwa sosial, agamis, dan murah hati. Segenap wawasan luas mengenai hal itu tidak lepas dari kiprahnya selama ini dalam melanglang buana mengunjungi Mancanegara
    “Yang penting, rejeki harus didapat secara halal sehingga menjadi barokah bagi kita” tegasnya.





Peragaan Lumba-Lumba dan Aneka Satwa Keliling ke Kota-Kota di Indonesia


PT. WERSUT SEGUNI INDONESIA (WSI)



Azas Manfaat :

  1. Peragaan Lumba-Lumba dan aneka Satwa ke kota-kota di Indonesia kami sebagai Lembaga Konservasi turut serta memperkenalkan kekayaan dan keanekaragaman hayati pada seluruh lapisan masyarakat, bahwa alam Indonesia cukup kaya dan cukup potensi untuk Kesejahteraan dan Kemakmuran Rakyat nya. 

  2. Sebagai sarana Rekreasi keluarga yang sehat. 

  3. Merupakan sarana Pendidikan. 

  4. Turut serta mencerdaskan Bangsa. 

  5. Turut serta membantu Pemerintah Daerah atas otonomi daerah dalam sumber Pendapatan. 

  6. Turut serta membantu Pemerintah dalam rangka upaya pengurangan pengangguran dengan terbukanya lapangan kerja formal maupun informal. 

  7. Lembaga Konservasi P.T WERSUT SEGUNI INDONESIA (WSI) satu-satunya Lembaga Konservasi yang pengelolaan nya asli pribumi, karyawan nya asli pribumi, hewan-hewan nya murni hewan Indonesia. Kami sebagai Putera bangsa akan menunjukan kepada Dunia, bahwa kami Putera Indonesia mampu dan bisa bersaing dengan bangsa asing